Monday, August 12, 2013

Pentingnya Istikhoroh Dalam Setiap Perkara

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العلمين

"Bimbang ?"
Insya alloh semua manusia yang pernah merasakan hidup pasti pernah mengalami ketidak tetapan / keragu-raguan di dalam hati saat hendak memilih (bimbang). 

dalam suatu hadits riwayat bukhori, jabir berkata bahwa rosululloh s.a.w mengajarkan sholat istikhoroh untuk setiap perkara sebagaimana beliau mengajarkan surat-surat dari alqur'an. Disini jelas bahwa sholat istikhoroh itu penting dikerjakan untuk setiap perkara kita.

Kemudian sebelum membuat postingan ini saya iseng iseng surfing dengan keysearch "pentingnya sholat istikhoroh" dan menemukan beberapa cerita yang dapat dijadikan contoh dari suatu blog milik tetangga.


Kisah-1
Setelah berpindah randah dari satu rumah sewa ke rumah sewa, akhirnya tergerak hati Salim untuk memiliki rumah sendiri. Lalu dia melihat iklan di surat khabar dan berkenan dengan tawaran rumah yang agak munasabah harganya. Rumah tersebut masih belum dibina lagi tetapi pihak pemaju telah menawarkan pakej jualan yang istimewa. Pihak pemaju perumahan memberi jaminan rumah tersebut akan siap dalam masa dua tahun. Salim berminat dengan rumah tersebut lalu terus membelinya. Kini lima tahun telah berlalu, projek perumahan itu telah terbengkalai kerana pemaju telah bankrupt. Salim terpaksa membayar ansuran bulanan hutang kepada bank walaupun rumah yang diidamkan masih tidak wujud.
Kisah-2
Abu dan Salmah telah berkahwin selama 4 tahun. Mereka dikurniakan dengan dua orang cahaya mata. Anak yang sulung telah berumur 3 tahun dan yang kedua masih 8 bulan. Mereka berasa agak susah hendak ke sana kemari kerana hanya memiliki motosikal. Satu hari Salmah mencadangkan kepada Abu untuk membeli kereta. Abu lalu terus pergi ke Perodua Show room untuk melihat-lihat kereta. Dia berkenan dengan model Kelisa lalu terus membelinya. Selang sebulan keretanya kena curi. Dah enam bulan berlalu keretanya masih tidak ditemui, tetapi dia masih membayar ansuran bulanan dengan pihak bank kerana pampasan yang pihak insurans bagi tidak mencukupi untuk melangsaikan bayaran baki hutang dengan pihak bank.
Kisah-3
Munirah akhirnya terpikat dengan pujukan rakan satu ofisnya Hafsah untuk melabur dalam satu skim pelaburan di internet. Dia akhirnya mengeluarkan sehingga RM10,000 untuk pelaburan tersebut. Dua tahun telah berlalu duit pelaburannya lesap tak nampak bayang.
Kisah yang dipaparkan di atas adalah kisah benar di mana penulis sendiri bertanya kepada mereka adakah mereka telah melakukan Solat Istikharah sebelum memilih atau membuat keputusan. Mereka kata langsung tak terfikir hendak melakukannya.
Dalam contoh yang lain pula penulis ingin berkongsi dengan satu kisah yang disampaikan kepada penulis seperti berikut;
Kisah-5
Iskandar berumur 40 tahun telah berkahwin dan mempunyai enam orang anak. Suatu hari dia mendapat telefon dari kawan baiknya Jaafar. Jaafar hendak memberikan satu hadiah istimewa kerana jasa Iskandar yang telah menyelesaikan masalah keluarganya. Jaafar hendak menawarkan kepadanya perbelanjaan pakej menunaikan haji untuk suami isteri ditanggung sepenuhnya iaitu RM15,000 setiap orang. Hati Iskandar gembira bukan kepalang kerana sudah lama dia mengidam untuk menunaikan haji. Lagipun duit simpanan dalam tabung hajinya baru RM3000.  Iskandar tidak terus menerima hadiah tersebut sebaliknya dia memberi tempoh tiga hari untuk membuat keputusan. Iskandar melakukan Solat Istikharah tiga malam berturut-turut. Pada hari keempat dia berjumpa Jaafar mengatakan dia sangat berat untuk menerima hadiah tersebut. Dia mengatakan ingin pergi menunaikan haji dengan duit pendapatan sendiri. Jaafar agak kecewa, dipujuknya namun Iskandar tidak terima juga. Selang dua bulan selepas itu baru Iskandar mendapat tahu duit yang hendak diberikan kepadanya  itu adalah dari duit riba iaitu interest bank konvensional akaun simpanan tetap Jaafar.  Jaafar telah tersalah sangka. Disangkanya bahawa duit riba boleh dihadiahkan kepada orang lain tetapi tidak boleh digunakan sendiri.
Kisah-6
Cikgu Imran telah mendapat arahan pertukaran sekolah dari Sabak Bernam ke Sandakan. Bila menerima surat tersebut hatinya agak gembira kerana ingin memberi khidmat di kawasan pedalaman. Baginya tidak ada masalah sebab masih bujang, dan teringin sangat hendak ke Sabah. Dia solat Istikharah walaupun keputusan telah ditetapkan oleh kementerian kepadanya. Dia berdoa “Ya Allah kalau pemergian aku ke Sandakan ini baik untukku dan agamaku maka permudahkanlah jika tidak kau gantikanlah dengan yang lebih baik dan sempurna”. Selang dua minggu Pengetua disekolahnya memberitahu kepadanya pertukaran dia ke Sabah di tarik balik disebabkan masalah teknikal. Dia rasa agak pelik namun tidak kecewa malah tetap gembira kerana telah melakukan solat istikharah. Dia yakin ini yang terbaik di pilih oleh Allah untuknya. Selang sebulan dia bertemu Jodoh dengan Ustazah (al-Hafizah) yang baru berpindah di taman tempat dia tinggal.
Semua kisah yang dipaparkan di atas adalah kisah benar yang boleh kita ambil iktibar dan pengajaran. Yang pastinya kita tidak akan rugi di dunia dan akhirat bila beramal dengan Solat Istikharah ini.

Pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita cerita diatas adalah bahwa; Pertama, pikiran manusia itu terbatas. Manusia hanya bisa membuat rencana, yang mengatur skenarionya adalah alloh. Kedua, Hidup di dunia ini kita di bekali qur'an hadits. ingat sabda nabi s.a.w "telah kutinggalkan pada kalian 2 perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh pada keduanya, kitabillah dan sunnah ku". kemudian nabi mengajarkan kita untuk sholat istikhoroh dalam setiap urusan kita.

Bukankah kita hidup sekali ini untuk ibadah ? bukankah tujuan kita surga ? bukankah jika mengerjakan sunnah nabi itu berpahala ? pahala → surga ?

Insya alloh yang membaca ini sudah lebih faham tentang ini ;) . adapun praktek sholat istikhoroh tidak akan saya bahas di dunia maya. saran saya, bagi yang belum tau bagaimana praktek sholat istikhoroh, bergurulah secara manqul kepada guru yang memiliki sanad. sebab ini cara mencari ilmu yang paling utama dan jelas pertanggungjawabannya. banyak kok :)
Demikian, semoga alloh paring manfaat dan barokah ~aamiin...

Thursday, August 1, 2013

Dampak Negatif dari blogging dan sedikit tips menjauhinya | Kalimatul-hikmah

Segala pekerjaan atau kelakuan setiap insan di dunia ini akan mendatangkan dosa atau pahala, atau keduanya. beruntung, bagi orang orang yang bisa berpikir panjang memikirkan pahala atau dosa di setiap pekerjaan yang dilakukan. Bahkan dalam suatu hadits di sebutkan sabda nabi yang isinya : orang yang pintar, adalah orang-orang yang meneliti 'amalan keseharian mereka. hubungan dengan hadits lain bahwa orang yang meneliti 'amalan kesehariannya akan di mudahkan timbangannya (nanti) di yaumil hisab.

Berhubungan dengan hal itu saya iseng iseng mencari dampak negatif dari blogging, dan saya menemukan artikel bagus disini. Kemudian disini saya ingin share yang saya dapat disana dengan sedikit saya beri penambahan.

Teman teman semua, banyak sekali dampak yang kita dapatkan dengan blogging, mulai dari finansial, pengetahuan, teman, dan masih banyak lagi. Tapi dibalik semua itu, ngaku tidak ngaku, sadar tidak sadar, blogging juga menyembunyikan dampak negatif yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Menjadi seorang blogger tentu sangat rawan akan dampak negatif yang bisa membelokan arah dari tujuan semula yang positif dan bermanfaat menuju kearah yang berbau kriminalisasi. (ingat, tentang dosa dan pahala, surga dan neraka)

Berikut akan saya bahas sedikit mengenai dampak negatif bogging yang pastinya sudah pernah dialami sebagian blogger-blogger di Indonesia beberapa termasuk saya sendiri.

Efek Ketagihan
Sangat jelas bahwa blogging menimbulkan efek candu atau ketagihan. Blogging selalu menarik pemakainya untuk terus mengupdate atau hanya sekedar membuka secara continue hingga terus menerus. Jelas ini tidak baik bagi si Blogger, mengingat kegiatan Blogger bukan hanya sekedar blogging tetapi juga beribadah, bersosialisasi dan berbagai kebutuhan harian lainya.

Pemborosan
Walaupun dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan, blogging juga dapat menguras kantong kita dengn cepat. Hal ini sering dialami oleh blogging pemula yang masih suka gonta-ganti skin, dan para blogger yang 'pecandu berat'. Meskipun demikian pemborosan juga dapat diminimalisais dengan perencanaan mengenai apa saja yang ingin dibuka saat online. Selain itu dapat juga diantisipasi dengan membawa uang pas jika masih menggunakan jasa warnet untuk ngeblog.

Mengurangi Kinerja.
Banyak para blogger yang ngeblog saat jam kerja maupun jam pelajaran. Hal ini tentu akan memecah konsentrasi dan hasil yang didapat kurang maksimal baik untuk blog maupun prestasi kerja.

Mempengaruhi kesehatan.
Ini lebih dikarenakan saat blogging kita akan berlama-lama menatap monitor sehingga dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan pada mata.

Belum lagi tentang pelanggaran hak cipta sampai pornografi, dan masih banyak lagi dampak negatif yang dialami para blogger. Kemudian apakah dampak negatif ini tidak bisa dihindari ? bisa. sangat bisa. ingat bahwa setiap kelakuan / tindakan akan mendatangkan dosa, pahala, atau keduanya. Sedikit tips dari saya, sebelum online, hendaknya kita mentata niat kita, (kita online buat apa, mau apa, apakah mendatangkan pahala / dosa), kemudian niat itu di tancapkan dalam hati, dijaga jangan sampai niat kita melenceng (yang sulit disini biasanya, ini biasa terjadi saat kita melihat sesuatu yang menarik di layar kita, tips nya adalah saat hal itu terjadi, ingat lah niat kita di awal apa.)

Blogging itu kemungkinan 3 (sebenarnya semua pekerjaan):
-laghwan (segala sesuatu yang menjauhkan kita dari ingat alloh)
-mencari dunia (info, pengetahuan, bisnis, dll)
-mencari pahala

Satu lagi, pembahasan diatas lebih ke arah blogging, padahal sama halnya dengan sosial media justru sosial media bisa lebih parah (insya alloh akan di bahas di postingan lain). game online juga, bahkan ini yang kebangetan parah. lebih lengkapnya insya alloh akan dibahas di postingan yang lain.

Jadi teringat, saya pernah membaca status fb seperti ini :
---
Seharusnya, kegiatan manusia itu cuma ada 2,

mencari dunia,
atau
mencari akhirot.

rugi, jika waktu yang ada digunakan untuk memperbanyak laghwan...
seharusnya bisa untuk mencari keduniaan...
atau untuk mencari kekalnya kenikmatn...

Walladziina hum 'anil-laghwi mu'ridhuun... (QS mu'minun : 3)
---
demikian semoga apa yang saya bagikan disini semoga bermanfaat dan barokah*